AS Kurangi Kehadiran Militer di Suriah, Hanya Sisakan 1 Pangkalan Tetap Beroperasi

Rabu, 04 Juni 2025 - 11:45 WIB
Dua sumber keamanan mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa perangkat keras dan personel militer AS telah mulai direlokasi.

"Semua pasukan ditarik dari Deir Az Zor," ujar satu sumber kepada Reuters pada bulan April.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS kemudian mengatakan jumlah pasukan akan disesuaikan "jika dan ketika diperlukan", tergantung pada tuntutan operasional.

Sekitar 2.000 tentara Amerika masih berada di Suriah, sebagian besar tergabung dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi, mitra utama dalam kampanye yang dipimpin AS melawan ISIL (Negara Islam/ISIS).

SDF, yang didominasi Unit Perlindungan Rakyat (YPG), milisi Kurdi, telah lama menjadi titik pertikaian dengan sekutu NATO Turki, yang menganggapnya terkait dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang.

PKK, yang baru-baru ini mengumumkan pembubarannya, melakukan pemberontakan bersenjata selama puluhan tahun terhadap negara Turki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!