Diserang Ukraina, Wilayah Zaporizhzhia dan Kherson yang Dikuasai Rusia Gelap Gulita
Selasa, 03 Juni 2025 - 10:51 WIB
Gubernur yang ditunjuk Rusia di kedua wilayah tersebut mengatakan serangan Ukraina mendorong pihak berwenang untuk memperkenalkan tindakan darurat dan mengalihkan lokasi utama ke sumber daya listrik cadangan.
Listrik padam di seluruh wilayah Zaporizhzhia yang berada di bawah kendali Rusia, tulis gubernur yang ditunjuk Rusia, Yevgeny Belitsky, di Telegram, Selasa (3/6/2025).
“Akibat penembakan oleh Angkatan Bersenjata Ukraina, peralatan bertegangan tinggi rusak di bagian barat laut wilayah Zaporizhzhia,” tulis Belitsky, yang dikutip Reuters.
“Tidak ada listrik di seluruh wilayah. Kementerian Energi wilayah Zaporizhzhia telah diinstruksikan untuk mengembangkan sumber daya listrik cadangan. Lokasi perawatan kesehatan telah dipindahkan ke sumber daya listrik cadangan," paparnya.
Di wilayah Kherson yang berdekatan, lebih jauh ke barat, gubernur yang ditunjuk Rusia; Vladimir Saldo, mengatakan puing-puing dari pesawat nirawak yang jatuh telah merusak dua gardu induk, memutus aliran listrik ke lebih dari 100.000 penduduk di 150 kota dan desa di wilayah yang dikuasai Rusia. Petugas darurat, katanya, bekerja untuk memulihkan aliran listrik dengan cepat.
Listrik padam di seluruh wilayah Zaporizhzhia yang berada di bawah kendali Rusia, tulis gubernur yang ditunjuk Rusia, Yevgeny Belitsky, di Telegram, Selasa (3/6/2025).
“Akibat penembakan oleh Angkatan Bersenjata Ukraina, peralatan bertegangan tinggi rusak di bagian barat laut wilayah Zaporizhzhia,” tulis Belitsky, yang dikutip Reuters.
“Tidak ada listrik di seluruh wilayah. Kementerian Energi wilayah Zaporizhzhia telah diinstruksikan untuk mengembangkan sumber daya listrik cadangan. Lokasi perawatan kesehatan telah dipindahkan ke sumber daya listrik cadangan," paparnya.
Di wilayah Kherson yang berdekatan, lebih jauh ke barat, gubernur yang ditunjuk Rusia; Vladimir Saldo, mengatakan puing-puing dari pesawat nirawak yang jatuh telah merusak dua gardu induk, memutus aliran listrik ke lebih dari 100.000 penduduk di 150 kota dan desa di wilayah yang dikuasai Rusia. Petugas darurat, katanya, bekerja untuk memulihkan aliran listrik dengan cepat.
Lihat Juga :