Inggris Inginkan Jet Tempur Siluman F-35 Bersenjata Nuklir untuk Melawan Rusia
Senin, 02 Juni 2025 - 08:22 WIB
Menurut laporan tersebut, pemerintah Inggris sedang mempertimbangkan manfaat senjata nuklir yang diluncurkan dari udara dengan hasil yang lebih rendah sebagai respons pencegah potensial terhadap ancaman Rusia yang meningkat.
Sistem nuklir taktis, secara teori, akan memberikan opsi yang fleksibel bagi NATO, menawarkan kemampuan untuk menanggapi serangan nuklir terbatas secara tegas tanpa eskalasi langsung ke pembalasan tingkat strategis.
Varian F-35A buatan Amerika dirancang untuk membawa bom gravitasi B61—sejenis amunisi nuklir berdaya ledak rendah yang dijatuhkan dari udara yang sudah terintegrasi ke dalam Angkatan Udara AS dan beberapa negara NATO lainnya.
Jerman, misalnya, baru-baru ini berkomitmen untuk mengakuisisi platform tersebut untuk tujuan berbagi nuklir serupa di bawah payung penangkal nuklir NATO.
Meskipun Tinjauan Pertahanan Strategis tidak diharapkan untuk berkomitmen secara eksplisit pada sistem nuklir yang diluncurkan dari udara, tinjauan tersebut akan merekomendasikan peningkatan kontribusi Inggris terhadap pencegahan bersama NATO dan mempertahankan kesiapan industri untuk persenjataan kembali.
Sistem nuklir taktis, secara teori, akan memberikan opsi yang fleksibel bagi NATO, menawarkan kemampuan untuk menanggapi serangan nuklir terbatas secara tegas tanpa eskalasi langsung ke pembalasan tingkat strategis.
Varian F-35A buatan Amerika dirancang untuk membawa bom gravitasi B61—sejenis amunisi nuklir berdaya ledak rendah yang dijatuhkan dari udara yang sudah terintegrasi ke dalam Angkatan Udara AS dan beberapa negara NATO lainnya.
Jerman, misalnya, baru-baru ini berkomitmen untuk mengakuisisi platform tersebut untuk tujuan berbagi nuklir serupa di bawah payung penangkal nuklir NATO.
Meskipun Tinjauan Pertahanan Strategis tidak diharapkan untuk berkomitmen secara eksplisit pada sistem nuklir yang diluncurkan dari udara, tinjauan tersebut akan merekomendasikan peningkatan kontribusi Inggris terhadap pencegahan bersama NATO dan mempertahankan kesiapan industri untuk persenjataan kembali.
(mas)
Lihat Juga :