China Tak Terima Perang Ukraina Disamakan dengan Masalah Taiwan
Minggu, 01 Juni 2025 - 14:27 WIB
Komentar Macron itu dengan cepat direspons pemerintah China melalui Kedutaan Besar-nya di Singapura.
"Membandingkan masalah Taiwan dengan masalah Ukraina tidak dapat diterima. Keduanya berbeda sifatnya, dan sama sekali tidak dapat dibandingkan," kata kedutaan tersebut di Facebook, Sabtu (31/5/2025).
Kedutaan itu menegaskan kembali bahwa masalah Taiwan adalah sepenuhnya urusan internal China.
Sekadar diketahui, Crimea memilih untuk bergabung dengan Rusia tak lama setelah kudeta yang didukung AS tahun 2014 di Kyiv, dan empat bekas wilayah Ukraina lainnya melakukan hal yang sama setelah referendum tahun 2022. Namun, Ukraina dan negara-negara Barat tidak mengakui referendum tersebut dan menganggapnya sebagai aneksasi.
Moskow telah menuntut bahwa, untuk kesepakatan damai yang layak, Ukraina harus mengakui perbatasan baru Rusia dan menarik pasukannya dari wilayah Rusia.
"Membandingkan masalah Taiwan dengan masalah Ukraina tidak dapat diterima. Keduanya berbeda sifatnya, dan sama sekali tidak dapat dibandingkan," kata kedutaan tersebut di Facebook, Sabtu (31/5/2025).
Kedutaan itu menegaskan kembali bahwa masalah Taiwan adalah sepenuhnya urusan internal China.
Sekadar diketahui, Crimea memilih untuk bergabung dengan Rusia tak lama setelah kudeta yang didukung AS tahun 2014 di Kyiv, dan empat bekas wilayah Ukraina lainnya melakukan hal yang sama setelah referendum tahun 2022. Namun, Ukraina dan negara-negara Barat tidak mengakui referendum tersebut dan menganggapnya sebagai aneksasi.
Moskow telah menuntut bahwa, untuk kesepakatan damai yang layak, Ukraina harus mengakui perbatasan baru Rusia dan menarik pasukannya dari wilayah Rusia.
Lihat Juga :