Kabinet Israel Diam-diam Setujui 22 Permukiman Ilegal Baru di Tepi Barat

Rabu, 28 Mei 2025 - 08:30 WIB
Tentara Israel dikerahkan di Tepi Barat. Foto/anadolu
TEL AVIV - Kabinet Keamanan Israel "diam-diam" menyetujui pembangunan 22 permukiman ilegal baru di tanah Palestina di Tepi Barat yang diduduki. Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan hal itu di tengah genosida yang dilakukan rezim penjajah Zionis di Jalur Gaza.

Menurut surat kabar tersebut, “Kabinet diam-diam menyetujui dua minggu lalu pembangunan 22 pemukiman di (Tepi Barat yang diduduki)."



Laporan tersebut menambahkan proposal itu diajukan Menteri Pertahanan Israel Katz dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich.

Presidensi Palestina mengatakan, “Persetujuan permukiman ilegal baru tersebut merupakan eskalasi berbahaya yang menyeret wilayah tersebut ke dalam siklus kekerasan dan ketidakstabilan."

Sementara itu, Israel menerapkan banyak taktik yang digunakan dalam perangnya di Gaza untuk merebut dan mengendalikan wilayah di seluruh Tepi Barat yang diduduki, selama kampanye Operasi Tembok Besi, menurut laporan baru.

Israel meluncurkan operasi tersebut pada bulan Januari. Membela apa yang disebut badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) sebagai "operasi terlama dan paling merusak di Tepi Barat yang diduduki sejak intifada kedua pada tahun 2000-an", militer Israel mengklaim niatnya adalah untuk mempertahankan "kebebasan bertindak" di wilayah Palestina sambil terus menghancurkan jalan dan bangunan, infrastruktur, serta jaringan air dan listrik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!