Rayakan Hari Yerusalem, Pemukim Israel Serbu Masjid Al Aqsa

Senin, 26 Mei 2025 - 15:15 WIB
Kemudian, Gerakan Mujahidin Palestina mengatakan serangan mematikan Israel di sekolah Fahmi al-Jarjawi di Kota Gaza adalah "manifestasi dari kejahatan paling kejam terhadap kemanusiaan yang disebabkan oleh impunitas entitas kriminal terhadap akuntabilitas internasional".

"Kami mengutuk kebungkaman internasional dan kegagalan Arab untuk menangani pembantaian genosida dan pembersihan etnis yang sedang berlangsung di Jalur Gaza, yang terbaru adalah pembantaian mengerikan di sekolah Fahmi al-Jarjawi di Gaza," kata pernyataan kelompok itu yang dipublikasikan di Telegram.

Dikatakan bahwa mereka menganggap pemerintah AS dan Presiden Donald Trump "sepenuhnya bertanggung jawab atas kejahatan brutal ini dan semua kejahatan" yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina, karena "mereka terus menjadi mitra sejati dalam mendukung dan memberikan perlindungan bagi entitas tersebut".

Kelompok tersebut juga menyerukan kepada Palestina "untuk menyingkirkan debu ketidakpedulian dan ketidakberdayaan serta mendukung pertumpahan darah di Palestina".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!