Eks Jenderal Tertinggi Ukraina: Kyiv Tak Bisa Rebut Kembali Wilayahnya dari Rusia
Minggu, 25 Mei 2025 - 06:10 WIB
Baca Juga: Serangan Presisi Misil Iskander Rusia Hancurkan Sistem Rudal Patriot AS di Ukraina
Kyiv tidak pernah mengakui hasil referendum dan terus mengeklaim kedaulatan atas kelima wilayah tersebut.
Menurut Zaluzhny, Kyiv terkunci dalam "perang gesekan" dengan Moskow, dan Rusia masih memiliki sumber daya untuk menyerang target Ukraina serta melakukan operasi ofensif.
"Ukraina menghadapi kekurangan sumber daya manusia yang luar biasa dan...situasi ekonomi yang sangat buruk," imbuh pensiunan jenderal tersebut, seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (25/5/2025).
Dalam keadaan seperti itu, kata Zaluzhny, Ukraina hanya dapat melancarkan "perang bertahan hidup berteknologi tinggi", di mana ia harus berusaha menggunakan sumber daya minimal untuk mencapai hasil maksimal.
Kyiv tidak pernah mengakui hasil referendum dan terus mengeklaim kedaulatan atas kelima wilayah tersebut.
Menurut Zaluzhny, Kyiv terkunci dalam "perang gesekan" dengan Moskow, dan Rusia masih memiliki sumber daya untuk menyerang target Ukraina serta melakukan operasi ofensif.
"Ukraina menghadapi kekurangan sumber daya manusia yang luar biasa dan...situasi ekonomi yang sangat buruk," imbuh pensiunan jenderal tersebut, seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (25/5/2025).
Dalam keadaan seperti itu, kata Zaluzhny, Ukraina hanya dapat melancarkan "perang bertahan hidup berteknologi tinggi", di mana ia harus berusaha menggunakan sumber daya minimal untuk mencapai hasil maksimal.
Lihat Juga :