Siapa Peter Fitzek? Pemimpin Ekstremis yang Mengaku sebagai Raja Kerajaan Jerman
Kamis, 15 Mei 2025 - 00:45 WIB
Sekitar 800 petugas polisi melakukan penggerebekan pada hari Selasa, yang menargetkan properti yang terkait dengan kelompok tersebut dan tempat tinggal anggota utamanya di seluruh Jerman.
"Para ekstremis ini menciptakan negara tandingan di Jerman dan menjalankan operasi keuangan kriminal," Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt menyatakan ketika mengumumkan larangan tersebut. "Mereka memperkuat klaim palsu mereka terhadap kekuasaan dengan teori konspirasi anti-Semit," tambahnya.
Menteri tersebut mengatakan kepada wartawan bahwa kegiatan Kerajaan Jerman jauh dari "nostalgia yang tidak berbahaya," terlepas dari apa yang mungkin tersirat dari namanya. Ia menjelaskan bahwa larangan tersebut diberlakukan karena pihak berwenang sedang menangani "struktur kriminal" dan "jaringan kriminal."
Didirikan pada tahun 2012 di kota Wittenberg di Jerman Timur, Kerajaan Jerman terkenal karena mengoperasikan layanan perbankan tanpa izin dan mempromosikan sistem hukum paralelnya sendiri.
Baca Juga: Konflik India Pakistan Diciptakan Menjadi Perang Abadi
"Para ekstremis ini menciptakan negara tandingan di Jerman dan menjalankan operasi keuangan kriminal," Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt menyatakan ketika mengumumkan larangan tersebut. "Mereka memperkuat klaim palsu mereka terhadap kekuasaan dengan teori konspirasi anti-Semit," tambahnya.
Menteri tersebut mengatakan kepada wartawan bahwa kegiatan Kerajaan Jerman jauh dari "nostalgia yang tidak berbahaya," terlepas dari apa yang mungkin tersirat dari namanya. Ia menjelaskan bahwa larangan tersebut diberlakukan karena pihak berwenang sedang menangani "struktur kriminal" dan "jaringan kriminal."
Didirikan pada tahun 2012 di kota Wittenberg di Jerman Timur, Kerajaan Jerman terkenal karena mengoperasikan layanan perbankan tanpa izin dan mempromosikan sistem hukum paralelnya sendiri.
Baca Juga: Konflik India Pakistan Diciptakan Menjadi Perang Abadi
Lihat Juga :