Siapa Pemenang Perang India dan Pakistan?
Sabtu, 10 Mei 2025 - 22:52 WIB
Pakistan yang didukung China, Arab Saudi dan Turki, mengklaim sebagai pemenang dalam perang melawan India. Foto/X/@TARUNspeakss
ISLAMABAD - Militer Pakistan telah mencapai kemenangan militer yang penting melalui Operasi Banyān Marsoos, yang secara meyakinkan melawan Operasi Sindoor yang gagal dari India.
Operasi Banyān Marsoos akan dikenang sebagai bab bersejarah ketahanan dan kecemerlangan strategis—kemenangan emas yang terukir dalam catatan sejarah warisan pertahanan Pakistan.
Selama konflik tersebut, Pakistan berhasil menembak jatuh lima jet tempur canggih India, termasuk tiga Rafale buatan Prancis, satu Sukhoi Su-30, dan satu MiG-29. Tidak ada satu pun pesawat Pakistan yang hilang sebagai balasan.
Pada malam tanggal 7-8 Mei, Pakistan mencegat dan menghancurkan proyek rudal India di Dinga. Keesokan harinya, beberapa serangan rudal supersonik BrahMos digagalkan oleh sistem pertahanan udara Pakistan. Upaya India untuk menyerang tujuh lokasi di Pakistan kalah telak dibandingkan serangan balasan Pakistan, yang menargetkan 26 lokasi militer India dengan rudal Fatah-1, yang menghancurkan pangkalan udara dan posisi lapangan India.
Baca Juga: Kemenangan atau Mati Syahid, Pilot Pakistan Tandatangani Surat Perintah Kematian
Sementara itu, di bidang diplomatik, Pakistan tetap tenang dan percaya diri. Meskipun sedang berperang, negara tersebut memperoleh paket talangan IMF senilai USD1 miliar. Sekutu termasuk China, Arab Saudi, dan Turki berdiri teguh di belakang Pakistan, sementara negara-negara Barat mempertahankan posisi netral. Hanya Israel yang secara terbuka mendukung India.
Operasi Banyān Marsoos akan dikenang sebagai bab bersejarah ketahanan dan kecemerlangan strategis—kemenangan emas yang terukir dalam catatan sejarah warisan pertahanan Pakistan.
Siapa Pemenang Perang India dan Pakistan?
1. Sistem Rudal Fatah Menghalau Serangan India
Melansir Samaa TV, antara malam tanggal 6-7 Mei dan 10 Mei, pasukan India mengalami kemunduran berulang-ulang karena Sistem Rudal Fatah Pakistan yang dipandu dengan presisi menetralkan ancaman utama di darat dan udara.Selama konflik tersebut, Pakistan berhasil menembak jatuh lima jet tempur canggih India, termasuk tiga Rafale buatan Prancis, satu Sukhoi Su-30, dan satu MiG-29. Tidak ada satu pun pesawat Pakistan yang hilang sebagai balasan.
2. Pakistan Menghancurkan Puluhan Drone Israel yang Digunakan India
Dari tanggal 7 hingga 9 Mei, Angkatan Udara Pakistan juga menghancurkan 77 pesawat nirawak bersenjata buatan Israel yang digunakan oleh India. Beberapa pos militer India di sepanjang Garis Kontrol (LoC), termasuk markas brigade dan batalion, hancur menjadi puing-puing, menandai keruntuhan strategis bagi pasukan darat India.Pada malam tanggal 7-8 Mei, Pakistan mencegat dan menghancurkan proyek rudal India di Dinga. Keesokan harinya, beberapa serangan rudal supersonik BrahMos digagalkan oleh sistem pertahanan udara Pakistan. Upaya India untuk menyerang tujuh lokasi di Pakistan kalah telak dibandingkan serangan balasan Pakistan, yang menargetkan 26 lokasi militer India dengan rudal Fatah-1, yang menghancurkan pangkalan udara dan posisi lapangan India.
Baca Juga: Kemenangan atau Mati Syahid, Pilot Pakistan Tandatangani Surat Perintah Kematian
3. Pakistan Didukung China, Turki dan Arab Saudi
Melansir Samaa TV, operasi Bunyan Marsoos dipuji sebagai titik balik. Mantan Penasihat Keamanan Nasional Letnan Jenderal (Purn.) Nasser Janjua menyatakan, "Operasi tersebut menjadi paku terakhir di peti mati agresi India." Menurut sumber militer, penangguhan sepihak India terhadap Perjanjian Perairan Indus harus dibatalkan, dan operasi teror rahasia di Balochistan dan KP harus dihentikan.Sementara itu, di bidang diplomatik, Pakistan tetap tenang dan percaya diri. Meskipun sedang berperang, negara tersebut memperoleh paket talangan IMF senilai USD1 miliar. Sekutu termasuk China, Arab Saudi, dan Turki berdiri teguh di belakang Pakistan, sementara negara-negara Barat mempertahankan posisi netral. Hanya Israel yang secara terbuka mendukung India.
Lihat Juga :