Berapa Umur Bumi?

Selasa, 29 April 2025 - 10:54 WIB
Berapa umur Bumi? Para ilmuwan masih memperdebatkannya. Foto/X/@earthcurated
WASHINGTON - Menatap bola dunia atau peta dunia akan mengungkap fitur-fitur Bumi yang menakjubkan: gunung-gunung yang menjulang tinggi, lautan yang dalam, benua-benua yang luas, dan gletser yang luas.

Banyak bagian unik itu berkontribusi pada usia planet ini, yang diperkirakan oleh para ilmuwan sekitar 4,5 miliar tahun. Namun, untuk menentukan usia ini, diperlukan metode-metode yang rumit mulai dari observasi hingga matematika yang rumit dan pemahaman tentang unsur-unsur Bumi.



Pada tahun 1800-an, upaya untuk menghitung usia Bumi menemui beberapa kesalahan. Khususnya, pada tahun 1862, Lord Kelvin, seorang fisikawan dan matematikawan Irlandia, secara keliru memperkirakan Bumi berusia antara 20 juta dan 400 juta tahun berdasarkan waktu pendinginan dari keadaan cair. Meskipun perkiraannya sangat rendah, metodenya dalam menggunakan data observasi dan perhitungan menandai pendekatan ilmiah yang valid.

Melansir World Atlas, kemajuan ilmiah selanjutnya mengarah pada pengembangan penanggalan radiometrik, sebuah teknik yang menentukan usia absolut batuan dan mineral melalui peluruhan isotop radioaktif.

Penanggalan radiometrik mengukur peluruhan dari isotop induk yang tidak stabil menjadi isotop anak yang stabil selama waktu paruh yang diketahui, waktu yang dibutuhkan separuh isotop untuk meluruh, sehingga memberikan usia sampel yang akurat.

Namun, siklus batuan Bumi, yang terus-menerus mengubah batuan melalui tahap beku, metamorf, dan sedimen dan mendaur ulangnya ke dalam mantel, mempersulit penanggalan batuan tertua di planet ini. Batuan terestrial tertua yang ditemukan berusia sekitar 3,8 miliar tahun, dengan beberapa mineral berusia 4,2 miliar tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!