Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas Sebut Hamas Anak-anak Jalang

Kamis, 24 April 2025 - 20:15 WIB
Abbas menambahkan dialah "orang yang membayar harganya" dan juga "rakyat kami" atas penyanderaan mereka yang terus berlanjut, bukan Israel.

Hamas dan kelompok pejuang Palestina lainnya menangkap 251 orang selama serangan mereka pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan.

Dari mereka yang dibawa ke Gaza, 58 orang masih ditahan di sana, termasuk 34 orang yang menurut militer Israel telah tewas.

Ketegangan telah lama tinggi antara Hamas dan Abbas yang telah menghadapi kritik luas karena gagal membela warga Palestina dari serangan Israel di Tepi Barat dan menindak kelompok perlawanan bersenjata.

Otoritas Palestina pimpinan Abbas memerintah sebagian wilayah Tepi Barat, sementara Hamas memerintah Jalur Gaza sejak perpecahan antara keduanya pada tahun 2005.

Pada hari Senin, Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich memicu reaksi keras setelah ia menyatakan pembebasan para tawanan di Gaza "bukan hal terpenting" bagi pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!