Hamas Akan Bebaskan Seluruh Sandera Israel Jika Ada Jaminan Perang Gaza Berakhir
Senin, 14 April 2025 - 19:17 WIB
"Masalahnya bukan jumlah tawanan," kata Nunu. "Melainkan pendudukan mengingkari komitmennya, menghalangi pelaksanaan perjanjian gencatan senjata, dan melanjutkan perang," ujarnya.
"Karena itu, Hamas menekankan perlunya jaminan untuk memaksa pendudukan (Israel) menegakkan perjanjian tersebut," imbuh dia.
Situs berita Israel, Ynet, melaporkan pada hari Senin bahwa proposal baru telah diajukan kepada Hamas.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, kelompok perlawanan Palestina tersebut akan membebaskan 10 sandera yang masih hidup dengan imbalan jaminan Amerika Serikat bahwa Israel akan memasuki negosiasi untuk fase kedua gencatan senjata.
Tahap pertama gencatan senjata, yang dimulai pada 19 Januari dan mencakup beberapa pertukaran sandera-tahanan, berlangsung selama dua bulan sebelum bubar.
Upaya menuju gencatan senjata baru telah terhenti, dilaporkan karena perselisihan mengenai jumlah sandera yang akan dibebaskan oleh Hamas.
"Karena itu, Hamas menekankan perlunya jaminan untuk memaksa pendudukan (Israel) menegakkan perjanjian tersebut," imbuh dia.
Situs berita Israel, Ynet, melaporkan pada hari Senin bahwa proposal baru telah diajukan kepada Hamas.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, kelompok perlawanan Palestina tersebut akan membebaskan 10 sandera yang masih hidup dengan imbalan jaminan Amerika Serikat bahwa Israel akan memasuki negosiasi untuk fase kedua gencatan senjata.
Tahap pertama gencatan senjata, yang dimulai pada 19 Januari dan mencakup beberapa pertukaran sandera-tahanan, berlangsung selama dua bulan sebelum bubar.
Upaya menuju gencatan senjata baru telah terhenti, dilaporkan karena perselisihan mengenai jumlah sandera yang akan dibebaskan oleh Hamas.
Lihat Juga :