Israel Jalin Hubungan Diplomatik dengan Kosovo yang Mayoritas Muslim

Sabtu, 05 September 2020 - 10:50 WIB
"Sungguh, ini bersejarah," kata Trump, yang berdiri di samping kedua pemimpin tersebut di Oval Office pada hari Jumat, seperti dikutip Reuters, Sabtu (5/9/2020). “Saya berharap untuk pergi ke kedua negara dalam waktu yang tidak terlalu lama.”

Selain itu, lanjut Trump, Vucic setuju untuk memindahkan kedutaan negaranya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Presiden Trump sendiri telah memindahkan kedutaan AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem pada 2018, sebuah langkah yang membuat marah warga Palestina—yang mengklaim kota itu sebagai ibu kota mereka dan menganggap kehadiran Israel di sana sebagai pendudukan. (Baca juga: Dorong Kosovo dan Serbia Dirikan Kedutaan di Yerusalem, Palestina Kecam Trump )

Bulan lalu, Trump memediasi normalisasi hubungan antara Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) yang membuat UEA membatalkan undang-undang boikot Israel yang sudah berlaku selama puluhan tahun. Normalisasi hubungan itu dengan imbalan penghentian pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat Palestina.

Saat penerbangan langsung pertama antara Israel dan UEA lepas landas pada akhir Agustus, Netanyahu mengisyaratkan lebih banyak kesepakatan yang akan datang antara negara-negara Muslim dan Israel. Trump juga membuat klaim serupa pada hari Jumat."Lebih banyak negara Islam dan Arab akan segera menyusul!," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!