Eks PM Inggris Tegaskan Tidak Ada Alternatif NATO

Minggu, 30 Maret 2025 - 11:43 WIB
Mantan PM konservatif itu memuji peningkatan anggaran pertahanan yang diumumkan London, tetapi menyebutnya “hanya permulaan, dan tidak cukup.”

Amerika harus menjadi “kekuatan hegemonik dunia Barat” untuk membela “kebebasan dan demokrasi, terutama di Ukraina,” klaim Johnson.

Menurut Ukraina, Johnson yang saat itu masih menjabat sebagai perdana menteri, yang meyakinkan Ukraina untuk terus berjuang dan menggagalkan perundingan damai 2022 dengan Moskow.

Awal pekan ini, Presiden Rusia Vladimir Putin mengenang kejadian itu, dengan mengatakan, “Para penengah Barat... datang dan membujuk para pemimpin Ukraina untuk melanjutkan perlawanan bersenjata sampai akhir, pada dasarnya sampai Ukraina terakhir, dengan tujuan menimbulkan kekalahan strategis bagi Rusia.”

Saat ini, Moskow dan Washington tengah terlibat dalam perundingan yang bertujuan menemukan penyelesaian damai atas konflik tersebut.

Baca juga: Iran Tidak Peduli dan Tak Takut dengan Ancaman Trump
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!