Gelar Buka Puasa Gedung Putih, Trump Janjikan Perdamaian saat Gaza Dibom dengan Senjata AS
Sabtu, 29 Maret 2025 - 08:01 WIB
Dia merujuk pada perjanjian normalisasi kontroversial yang ditengahi AS antara Israel dan beberapa negara mayoritas Muslim, termasuk Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Maroko, dan Sudan, pada tahun 2020.
Pemilu 2024 menyaksikan gelombang dukungan Arab-Amerika untuk Trump, yang memutus dukungan tradisional untuk Partai Demokrat, terutama karena mantan Presiden AS Joe Biden mendukung perang Israel di Gaza.
Meskipun berulang kali berjanji menghentikan perang di jalur kampanye, dan mempercepat gencatan senjata sementara sesaat sebelum dia menjabat pada bulan Januari, Trump dilaporkan "memberi lampu hijau" untuk dimulainya kembali pertempuran Israel awal bulan ini.
Pasukan Israel telah menewaskan hampir 900 warga Palestina, termasuk ratusan anak-anak, dalam 10 hari terakhir.
Trump juga telah menyetujui penjualan senjata senilai hampir USD12 miliar ke Israel sejak dia menjabat, menurut Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.
Pemilu 2024 menyaksikan gelombang dukungan Arab-Amerika untuk Trump, yang memutus dukungan tradisional untuk Partai Demokrat, terutama karena mantan Presiden AS Joe Biden mendukung perang Israel di Gaza.
Meskipun berulang kali berjanji menghentikan perang di jalur kampanye, dan mempercepat gencatan senjata sementara sesaat sebelum dia menjabat pada bulan Januari, Trump dilaporkan "memberi lampu hijau" untuk dimulainya kembali pertempuran Israel awal bulan ini.
Pasukan Israel telah menewaskan hampir 900 warga Palestina, termasuk ratusan anak-anak, dalam 10 hari terakhir.
Trump juga telah menyetujui penjualan senjata senilai hampir USD12 miliar ke Israel sejak dia menjabat, menurut Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.
Lihat Juga :