Yordania Usul 3.000 Anggota Hamas Diasingkan dari Gaza untuk Akhiri Perang Israel

Senin, 24 Maret 2025 - 13:29 WIB
Hamas menolak untuk memperpanjang fase pertama dan bersikeras beralih ke fase kedua, seperti yang disepakati sebelumnya.

Meskipun gencatan senjata dilanggar oleh pengeboman Israel, Hamas telah menyatakan kesediaan untuk melanjutkan negosiasi untuk melanjutkan ke fase kedua gencatan senjata.

Steve Witkoff, Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Timur Tengah yang membantu menengahi kesepakatan fase pertama, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan Tucker Carlson pada hari Jumat bahwa Hamas tidak dapat memerintah Gaza dan harus melucuti senjatanya.

Proposal serupa telah diajukan beberapa kali oleh Israel sejak perang pecah, yang menyarankan kepergian para pemimpin Hamas dari Gaza dengan imbalan diakhirinya pertempuran.

Gal Hirsch, seorang komandan Israel yang bertanggung jawab atas urusan tawanan, mengusulkan sebuah rencana tahun lalu untuk mengakhiri perang di Gaza, dengan mengizinkan para pemimpin Hamas lewat dengan aman sebagai imbalan atas pembebasan semua tawanan Israel dalam satu fase.

Pejabat Hamas secara konsisten menolak seruan agar mereka dilucuti senjatanya atau meninggalkan Gaza, dengan bersikeras bahwa mereka akan membawa senjata selama pendudukan Israel masih berlangsung.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!