Trump Surati Iran, Beri Ultimatum 2 Bulan untuk Kesepakatan Nuklir Baru
Kamis, 20 Maret 2025 - 19:44 WIB
Khamenei mengecam apa yang disebutnya "taktik intimidasi" setelah ancaman Trump.
Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan awal pekan ini bahwa surat tersebut masih dalam peninjauan dan tanggapan sedang disusun. Trump menegaskan niatnya mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.
"Kita tidak bisa membiarkan mereka memiliki senjata nuklir. Sesuatu akan segera terjadi. Saya lebih suka kesepakatan damai daripada opsi lainnya, tetapi opsi lainnya akan menyelesaikan masalah," tegas Trump sebelumnya.
Pada tahun 2018, Trump secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran 2015 dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran.
Meskipun mematuhi perjanjian tersebut selama lebih dari setahun setelah penarikan AS, Iran secara bertahap mengurangi komitmennya, dengan alasan kegagalan penandatangan kesepakatan yang tersisa untuk melindungi kepentingannya.
Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan awal pekan ini bahwa surat tersebut masih dalam peninjauan dan tanggapan sedang disusun. Trump menegaskan niatnya mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.
"Kita tidak bisa membiarkan mereka memiliki senjata nuklir. Sesuatu akan segera terjadi. Saya lebih suka kesepakatan damai daripada opsi lainnya, tetapi opsi lainnya akan menyelesaikan masalah," tegas Trump sebelumnya.
Pada tahun 2018, Trump secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran 2015 dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran.
Meskipun mematuhi perjanjian tersebut selama lebih dari setahun setelah penarikan AS, Iran secara bertahap mengurangi komitmennya, dengan alasan kegagalan penandatangan kesepakatan yang tersisa untuk melindungi kepentingannya.
Lihat Juga :