Janji Akhiri Perang Rusia-Ukraina dalam 24 Jam Tak Terbukti, Ini Dalih Donald Trump
Minggu, 16 Maret 2025 - 09:06 WIB
Presiden AS Donald Trump menyampaikan klarifikasi setelah janjinya untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina dalam waktu 24 jam tidak terbukti. Foto/New York Times
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan klarifikasi setelah janjinya untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina dalam waktu 24 jam tidak terbukti.
Klarifikasinya disampaikan dalam sebuah wawancara untuk program televisi "Full Measure", di mana Trump ditanya tentang janji-janjinya selama kampanye.
Selama kampanye pemilihan presiden AS, Trump sangat berani. "Mereka sekarat, Rusia dan Ukraina. Saya ingin mereka berhenti sekarat. Dan saya akan menyelesaikannya—saya akan menyelesaikannya dalam 24 jam,” katanya saat kampanye.
Baca Juga: Inilah Detail Rencana Donald Trump Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Dia mengulangi janjinya dalam sebuah debat dengan Wakil Presiden saat itu Kamala Harris, dengan mengatakan: "Itu adalah perang yang sangat ingin diselesaikan. Saya akan menyelesaikannya bahkan sebelum saya menjadi presiden.”
Namun, nada bicara Trump telah berubah sejak menjabat. Dia sekarang mengakui bahwa pernyataan-pernyataannya sebelumnya bersifat sarkastis.
Klarifikasinya disampaikan dalam sebuah wawancara untuk program televisi "Full Measure", di mana Trump ditanya tentang janji-janjinya selama kampanye.
Selama kampanye pemilihan presiden AS, Trump sangat berani. "Mereka sekarat, Rusia dan Ukraina. Saya ingin mereka berhenti sekarat. Dan saya akan menyelesaikannya—saya akan menyelesaikannya dalam 24 jam,” katanya saat kampanye.
Baca Juga: Inilah Detail Rencana Donald Trump Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Dia mengulangi janjinya dalam sebuah debat dengan Wakil Presiden saat itu Kamala Harris, dengan mengatakan: "Itu adalah perang yang sangat ingin diselesaikan. Saya akan menyelesaikannya bahkan sebelum saya menjadi presiden.”
Namun, nada bicara Trump telah berubah sejak menjabat. Dia sekarang mengakui bahwa pernyataan-pernyataannya sebelumnya bersifat sarkastis.
Lihat Juga :