Macron Sebut Rusia Ancaman bagi Prancis dan Uni Eropa
Kamis, 06 Maret 2025 - 16:17 WIB
"Mengingat hal ini, siapa yang benar-benar dapat percaya bahwa Rusia saat ini akan berhenti di Ukraina?" ujar dia.
Macron menambahkan dia sangat menyesalkan kebuntuan dengan Rusia, dan dia percaya "dalam jangka panjang, perdamaian akan kembali ke benua kita dengan Rusia yang sekali lagi telah menemukan stabilitas dan kedamaian."
"Namun untuk saat ini, inilah kenyataan yang harus kita hadapi," papar dia, sambil memperingatkan bersikap pasif di "dunia yang berbahaya seperti ini" akan menjadi "kegilaan."
Pemimpin Prancis itu juga menyatakan kekhawatirannya tentang perubahan sikap AS terhadap konflik Ukraina, menyusul keputusan pemerintahan Presiden Donald Trump untuk menangguhkan bantuan militer dan pembagian informasi intelijen dengan Kiev.
Langkah itu diambil menyusul pertengkaran publik antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Trump di Gedung Putih.
Macron menambahkan dia sangat menyesalkan kebuntuan dengan Rusia, dan dia percaya "dalam jangka panjang, perdamaian akan kembali ke benua kita dengan Rusia yang sekali lagi telah menemukan stabilitas dan kedamaian."
"Namun untuk saat ini, inilah kenyataan yang harus kita hadapi," papar dia, sambil memperingatkan bersikap pasif di "dunia yang berbahaya seperti ini" akan menjadi "kegilaan."
Pemimpin Prancis itu juga menyatakan kekhawatirannya tentang perubahan sikap AS terhadap konflik Ukraina, menyusul keputusan pemerintahan Presiden Donald Trump untuk menangguhkan bantuan militer dan pembagian informasi intelijen dengan Kiev.
Langkah itu diambil menyusul pertengkaran publik antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Trump di Gedung Putih.
Lihat Juga :