AS Kerahkan Kapal Induk Nuklir ke Timur Tengah usai Tetapkan Houthi sebagai Kelompok Teroris

Kamis, 06 Maret 2025 - 14:16 WIB
Para pejabat sebelumnya mengatakan bahwa pemerintahan Trump sedang meninjau berbagai opsi untuk melawan serangan Houthi.

Sementara itu, pemerintahan Presiden Donald Trump secara resmi menetapkan Houthi sebagai FTO minggu ini, sesuai dengan perintah eksekutif yang dikeluarkan oleh Presiden Trump tak lama setelah menjabat.

Pemerintahan AS sebelumnya, yakni era Presiden Joe Biden, mencabut status FTO dari Houthi dengan alasan masalah kemanusiaan di Yaman.

Para kritikus mengatakan hal itu dilakukan pemerintah Biden sebagai bagian dari harapan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir dengan Iran, yang membuat AS mengurangi tekanan dan kampanye sanksi terhadap Teheran.

Keputusan FTO sekarang memberikan lebih banyak opsi bagi komandan militer AS untuk memerintahkan serangan ofensif terhadap Houthi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!