Warga Gaza Sambut Ramadan di Tengah Reruntuhan

Jum'at, 28 Februari 2025 - 18:15 WIB
Keluarga-keluarga tampaknya bertekad menjunjung tinggi semangat bulan suci dan melanjutkan kebiasaan Ramadan mereka.

Namun, bagi banyak orang yang kini kehilangan tempat tinggal akibat perang, kendala keuangan membuat mereka tidak dapat membeli dekorasi atau mempersiapkan diri menyambut bulan suci seperti yang mereka lakukan sebelumnya.

Pemilik toko Hosam Al-Ajooz mengatakan pada tahun-tahun sebelumnya musim Ramadan adalah yang paling menguntungkan, namun tahun ini keadaannya jauh lebih lambat.

Sambil memajang lentera di luar tokonya di Gaza, Al-Ajooz berkata, "Orang-orang masih menderita, tidak banyak pergerakan di pasar."

Selain kekurangan dana, orang-orang juga menimbun barang tanpa fasilitas, termasuk listrik. "Lentera membutuhkan listrik," ujar Al-Ajooz, "Jadi (kami hanya menjualnya) sebagai hiasan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!