Ukraina Tolak Kehadiran Pasukan Perdamaian, Berikut Alasannya

Sabtu, 22 Februari 2025 - 21:50 WIB
Ukraina tolak kehadiran pasukan perdamaian. Foto/X
MOSKOW - Pasukan penjaga perdamaian atau tentara dari negara lain yang dikerahkan ke Ukraina bukanlah prospek yang realistis. Itu diungkapkan Mikhail Podoliak, penasihat utama pemimpin negara itu Vladimir Zelensky.

Podoliak membuat pernyataan itu dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio Polandia RMF beberapa hari setelah sejumlah pejabat tinggi Eropa berkumpul untuk pertemuan darurat di Paris. Menjelang acara tersebut, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan dia "siap dan bersedia" untuk menempatkan pasukan negaranya di Ukraina untuk membantu mengamankan kesepakatan damai.



Namun, Podoliak menyatakan bahwa pengerahan pasukan penjaga perdamaian atau tentara asing "tampaknya bukan skenario yang sangat realistis untuk saat ini." Sebaliknya, ia menyarankan agar Eropa meningkatkan anggaran pertahanannya dan bersama Kiev "berfokus pada pengembangan senjata" dan melanjutkan dukungan "dengan cara ini."

Komentar tersebut muncul setelah pejabat Rusia dan Amerika bertemu di Arab Saudi pada hari Selasa untuk membahas negosiasi mendatang guna menyelesaikan krisis Ukraina. Presiden AS Donald Trump telah berulang kali menyuarakan niatnya untuk segera menyelesaikan konflik tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!