Serangan Bom Ledakkan 3 Bus di Tel Aviv, Zionis Israel Murka
Jum'at, 21 Februari 2025 - 09:54 WIB
Serangan bom telah meledakkan tiga bus di pusat kota Bat Yam, Tel Aviv, pada Kamis malam. Rezim Zionis Israel marah dan ancam luncurkan serangan besar di Tepi Barat. Foto/Shafaq
TEL AVIV - Serangan bom telah meledakkan tiga bus di pusat kota Bat Yam, Tel Aviv, pada Kamis malam. Rezim Zionis Israel marah dan mengancam akan meluncurkan serangan besar terhadap kelompok milisi Palestina di Tepi Barat.
Menteri Pertahanan Israel Katz menuduh "organisasi teroris Palestina" melakukan serangan bom tersebut, yang menurut pejabat setempat tidak mengakibatkan cedera apa pun.
Seorang pejabat di kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pemimpin Zionis tersebut melihat penempatan bahan peledak di bus sebagai insiden yang sangat serius dan akan memerintahkan tindakan tegas terhadap elemen teror di Tepi Barat.
Baca Juga: Hamas Serahkan 4 Jasad Sandera yang Dibom Israel, Netanyahu Ancam Balas Dendam
Netanyahu akan mengadakan rapat keamanan setelah ledakan tiga bus tersebut.
“Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah menerima informasi terkini dari sekretaris militernya mengenai insiden IED (alat peledak rakitan) di wilayah Gush Dan (tengah) dan akan segera mengadakan penilaian keamanan,” kata kantornya dalam sebuah pernyataan yang dilansir AFP, Jumat (21/2/2025).
Menteri Pertahanan Israel Katz menuduh "organisasi teroris Palestina" melakukan serangan bom tersebut, yang menurut pejabat setempat tidak mengakibatkan cedera apa pun.
Seorang pejabat di kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pemimpin Zionis tersebut melihat penempatan bahan peledak di bus sebagai insiden yang sangat serius dan akan memerintahkan tindakan tegas terhadap elemen teror di Tepi Barat.
Baca Juga: Hamas Serahkan 4 Jasad Sandera yang Dibom Israel, Netanyahu Ancam Balas Dendam
Netanyahu akan mengadakan rapat keamanan setelah ledakan tiga bus tersebut.
“Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah menerima informasi terkini dari sekretaris militernya mengenai insiden IED (alat peledak rakitan) di wilayah Gush Dan (tengah) dan akan segera mengadakan penilaian keamanan,” kata kantornya dalam sebuah pernyataan yang dilansir AFP, Jumat (21/2/2025).
Lihat Juga :