Inggris Umumkan Siap Kerahkan Tentara ke Ukraina
Senin, 17 Februari 2025 - 06:55 WIB
“Saya tidak mengatakannya dengan enteng. Saya merasa sangat bertanggung jawab yang datang dengan potensi menempatkan prajurit pria dan wanita Inggris dalam bahaya,” imbuh dia.
"Namun, peran apa pun dalam membantu menjamin keamanan Ukraina berarti membantu menjamin keamanan benua kita, dan keamanan negara ini," paparnya.
Pengumuman Starmer muncul saat para pemimpin Eropa bersiap untuk bersidang di Paris pada hari Senin untuk perundingan darurat, yang dipicu oleh desakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru-baru ini untuk kesepakatan damai dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan meningkatnya kekhawatiran atas potensi pengurangan komitmen pertahanan AS di Eropa.
Pada hari Rabu, Trump mengejutkan sekutu Eropa dengan panggilan telepon yang panjang kepada Putin untuk membahas kemungkinan langkah-langkah menuju penyelesaian perang Ukraina.
Sejak saat itu, Departemen Luar Negeri AS telah mengedarkan dokumen yang dilaporkan berisi enam pertanyaan untuk menilai kesediaan negara-negara Eropa untuk berkomitmen pada pengaturan keamanan jangka panjang untuk Kyiv.
"Jika pasukan militer negara ketiga akan dikerahkan ke Ukraina sebagai bagian dari pengaturan perdamaian, menurut Anda berapa jumlah yang diperlukan dari pasukan yang dipimpin Eropa tersebut?” bunyi salah satu pertanyaan tersebut, yang dikutip Reuters.
Pertanyaan lain yang dilaporkan diajukan: "Apa saja kemampuan tambahan, peralatan, dan opsi pemeliharaan yang siap diberikan Pemerintah Anda kepada Ukraina untuk meningkatkan posisi negosiasinya dan meningkatkan tekanan terhadap Rusia?"
"Namun, peran apa pun dalam membantu menjamin keamanan Ukraina berarti membantu menjamin keamanan benua kita, dan keamanan negara ini," paparnya.
Pengumuman Starmer muncul saat para pemimpin Eropa bersiap untuk bersidang di Paris pada hari Senin untuk perundingan darurat, yang dipicu oleh desakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru-baru ini untuk kesepakatan damai dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan meningkatnya kekhawatiran atas potensi pengurangan komitmen pertahanan AS di Eropa.
Pada hari Rabu, Trump mengejutkan sekutu Eropa dengan panggilan telepon yang panjang kepada Putin untuk membahas kemungkinan langkah-langkah menuju penyelesaian perang Ukraina.
Sejak saat itu, Departemen Luar Negeri AS telah mengedarkan dokumen yang dilaporkan berisi enam pertanyaan untuk menilai kesediaan negara-negara Eropa untuk berkomitmen pada pengaturan keamanan jangka panjang untuk Kyiv.
"Jika pasukan militer negara ketiga akan dikerahkan ke Ukraina sebagai bagian dari pengaturan perdamaian, menurut Anda berapa jumlah yang diperlukan dari pasukan yang dipimpin Eropa tersebut?” bunyi salah satu pertanyaan tersebut, yang dikutip Reuters.
Pertanyaan lain yang dilaporkan diajukan: "Apa saja kemampuan tambahan, peralatan, dan opsi pemeliharaan yang siap diberikan Pemerintah Anda kepada Ukraina untuk meningkatkan posisi negosiasinya dan meningkatkan tekanan terhadap Rusia?"
Lihat Juga :