Khamenei: Negosiasi dengan AS Tidak Bijaksana dan Tak akan Selesaikan Masalah Iran

Sabtu, 08 Februari 2025 - 08:53 WIB
Kesepakatan nuklir 2015, yang dimediasi kekuatan dunia, berupaya mengekang program nuklir Iran dengan imbalan keringanan sanksi.

Namun, pada tahun 2018, pemerintahan Trump secara sepihak menarik diri dari perjanjian tersebut, yang memicu kembali ketegangan antara kedua negara.

Di bawah mantan Presiden Joe Biden, berbagai upaya diplomatik dilakukan untuk memulihkan kesepakatan tersebut, dengan beberapa putaran negosiasi yang dimediasi UE di Wina.

Namun, perundingan tersebut gagal menghasilkan terobosan apa pun, sehingga kesepakatan tersebut secara efektif tidak berlaku lagi.

Sejak Oktober 2023, ketegangan antara Teheran dan Washington semakin meningkat, yang dipicu perang di Gaza dan Lebanon.

Pihak berwenang Iran secara terbuka menuduh AS terlibat dalam konflik tersebut.

Baca juga: Mesir Tolak Terima 20 Warga Palestina yang Dibebaskan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!