Gertak China, AS Kerahkan 2 Pesawat Pengebom B-1B ke Laut China Selatan

Kamis, 06 Februari 2025 - 08:33 WIB
"Dengan melakukan latihan ini, kedua angkatan udara menyempurnakan strategi taktis dan operasional mereka sambil berupaya memenuhi tujuan pertahanan udara dan tujuan operasional bersama," paparnya, yang dilansir Newsweek, Kamis (6/2/2025).

Manuver gabungan itu berlangsung kurang dari sebulan setelah AS mengirim pesawat pengebom supersonik B-1 ke Pangkalan Angkatan Udara Andersen di Guam selama meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea dan pertikaian yang sedang berlangsung yang melibatkan China dan dua sekutu perjanjian keamanan AS; Jepang dan Filipina.

AS dan Filipina, sekutu Amerika tertua di Asia, memiliki Perjanjian Pertahanan Bersama yang telah berusia tujuh dekade, yang oleh pemerintahan Biden dan Trump disebut sangat kuat.

Kedua negara bersama-sama mengoperasikan beberapa pangkalan militer di Filipina dan secara teratur melakukan latihan angkatan laut dan udara untuk meningkatkan interoperabilitas.

Dalam dua tahun terakhir, pasukan maritim China terus memperluas kehadiran mereka di zona ekonomi eksklusif Filipina yang diakui secara internasional.

China telah menanggapi perlawanan Filipina dengan tegas di perairan yang disengketakan, dengan taktik yang mencakup serudukan, meriam air, dan blokade.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!