Penembakan Terjadi di Sekolah Swedia, 10 Orang Tewas

Rabu, 05 Februari 2025 - 07:22 WIB
Fasilitas itu berada di kampus yang merupakan lokasi bagi sekolah-sekolah lain.

Pusat-pusat ini dihadiri terutama orang-orang yang belum menyelesaikan sekolah dasar atau menengah.

Sebelumnya, siswa di beberapa sekolah di dekatnya dikurung di dalam ruangan "untuk tujuan keamanan".

"Kami tidak ingin anggota masyarakat pergi ke sana," ujar Kepala Kepolisian Orebro Roberto Eid Forest.

Menteri Kehakiman, yang tampil bersama perdana menteri pada Selasa malam, menyampaikan belasungkawa bagi mereka yang terkena dampak "tragedi" tersebut dan meyakinkan warga sekolah-sekolah di negara itu akan aman untuk kembali dibuka pada Rabu.

"(Saya) belum pernah melihat penembakan di sekolah sebesar ini," ungkap Gunnar Strommer.

Rumah sakit di dekatnya telah mengosongkan ruang gawat darurat dan unit perawatan intensif mereka untuk mengosongkan ruang bagi pasien, media lokal melaporkan.

“Rumah Sakit Universitas Orebro mengatakan lima orang yang terluka akibat luka tembak dirawat di ruang gawat daruratnya. Orang keenam tambahan, yang tidak terluka oleh senjata api, telah dirawat karena luka ringan,” papar dia.

Tidak ada anak-anak di antara orang-orang yang dirawat di sana, menurut kotamadya untuk Daerah Orebro.

Guru Lena Warenmark mengatakan kepada SVT, radio publik Swedia, dia mendengar sekitar 10 tembakan di dekat ruang belajarnya.

Ali el Mokad, seorang kerabat seorang pria yang diyakini telah belajar di sekolah tersebut pada saat serangan itu, telah memposisikan dirinya di luar rumah sakit setempat sambil menunggu mendengar kondisi kerabatnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!