Donald Trump: Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang Jika Ingin Terus Dibantu AS

Selasa, 04 Februari 2025 - 07:14 WIB
Negara itu juga memiliki cadangan litium terbesar di Eropa yang diperkirakan mencapai 500.000 ton. Mineral ini sangat penting untuk digunakan dalam baterai dan akumulator.

"Ukraina memiliki tanah jarang yang sangat berharga," kata Trump.

"AS memberikan mereka [Ukraina] uang secara langsung dan menginginkan beberapa jaminan," katanya lagi, yang dilansir Russia Today, Selasa (4/2/2025).

"Kami ingin melakukan kesepakatan dengan Ukraina di mana mereka akan mengamankan apa yang kami berikan kepada mereka dengan tanah jarang dan hal-hal lainnya," imbuh dia.

Minggu lalu, Trump menghentikan semua program bantuan yang dijalankan oleh USAID, sebuah badan yang menyalurkan miliaran dolar setiap tahun untuk proyek-proyek yang mempromosikan kepentingan AS di seluruh dunia dengan alasan pembangunan kemanusiaan. Badan tersebut mengawasi banyak skema bantuan di Ukraina.

Sebagai tanggapan, anggota Parlemen Ukraina mengimbau Uni Eropa untuk mengganti bantuan Amerika yang hilang, dengan menyebut bantuan asing sebagai bagian penting dari jalan menuju pembangunan dan keberlanjutan demokrasi.

Mereka juga menyatakan bahwa penerima hibah Amerika di Ukraina telah terpukul lebih buruk daripada yang terlihat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!