4 Alasan Ukraina Tidak Akan Pernah Bergabung dengan NATO

Senin, 27 Januari 2025 - 02:20 WIB
Komentarnya muncul di tengah perpecahan yang semakin besar antara Bratislava dan Kiev, karena pemerintahan Fico telah mengambil sikap kritis terhadap kebijakan Barat terkait konflik Ukraina. Sejak memangku jabatan, Fico telah membekukan bantuan militer Slovakia untuk Ukraina dan mengadvokasi perundingan damai.

Sebelumnya, ia bersikeras bahwa pemerintahannya akan menentang aksesi Kiev ke NATO. PM negara UE menuding Kiev atas protes antipemerintah.

Baca Juga: Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Yordania dan Mesir

2. Ukraina Tak Mau Gencatan Senjata dengan Rusia

Fico mengkritik kepemimpinan Vladimir Zelensky, dengan menyatakan bahwa penentangan Kiev terhadap gencatan senjata dengan Rusia telah memperpanjang konflik.

"Presiden Zelensky ditanya apakah gencatan senjata mungkin dilakukan. Ia mengatakan bahwa gencatan senjata adalah untuk yang lemah dan perang harus terus berlanjut," kata Fico, tanpa menyebutkan kapan pernyataan itu dibuat.

3. NATO Hanya Ingin Memanfaatkan Ukraina untuk Melemahkan Rusia

Ia juga menuduh kekuatan Barat mengeksploitasi Ukraina dalam upaya untuk melemahkan Rusia. “Perang dimulai pada Februari 2022. Pada bulan April, sebuah perjanjian damai telah dinegosiasikan dan kedua belah pihak Ukraina dan Rusia siap untuk menandatanganinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!