Poin-poin Penting Pidato Pelantikan Trump: 2 Jenis Kelamin AS hingga Menjajah Mars

Selasa, 21 Januari 2025 - 09:32 WIB
Dia menolak teori politik radikal dan eksperimen sosial yang ditimpakan kepada orang Amerika, termasuk militernya.

7. Perkuat Militer AS dan Akhiri Perang



Trump berjanji untuk sekali lagi membangun militer terkuat yang pernah ada di dunia, sehingga AS dapat merebut kembali tempatnya yang sah sebagai negara yang paling hebat, paling kuat, dan paling dihormati di Bumi.

Trump mengatakan bahwa dia bermaksud untuk menjadi pemersatu dan pembawa damai.

"Kami akan mengukur keberhasilan kami tidak hanya dari pertempuran yang kami menangkan, tetapi juga dari perang yang kami akhiri, dan mungkin yang terpenting, perang yang tidak pernah kami lakukan," katanya.

8. Teluk Meksiko dan Terusan Panama



AS akan berusaha untuk mendapatkan kembali kendali Terusan Panama dari Panama, yang menurut Trump, benar-benar melanggar perjanjian tahun 1977 yang mengembalikannya dengan bekerja sama dengan China.

Dia juga mengatakan Teluk Meksiko akan secara resmi berganti nama menjadi Teluk Amerika, dan puncak tertinggi di Amerika Utara akan sekali lagi dikenal sebagai Gunung McKinley, sesuai nama presiden ke-25 AS. Nama resminya diubah menjadi Denali pada tahun 2015.

Trump tidak menyebutkan Greenland dalam pidato pelantikannya, meskipun dia mengeklaim dalam beberapa minggu terakhir bahwa kendali atas pulau otonom Denmark itu adalah masalah keamanan nasional AS.

9. Menjajah Mars



Dalam pidatonya, Trump juga berjanji akan mengirim astronaut AS ke Planet Mars, menekankan pentingnya kolonisasi atau menjajah planet merah tersebut.

"Sudah saatnya bagi warga Amerika untuk sekali lagi bertindak dengan keberanian, semangat, dan vitalitas peradaban terbesar dalam sejarah," kata Trump menjelang akhir pidatonya, dengan menyatakan bahwa AS perlu berperilaku sebagai "negara berkembang", yang memperluas wilayah sekaligus kekayaan.

"Kami akan mengejar takdir nyata kami ke bintang-bintang, meluncurkan astronaut Amerika untuk menanam [bendera nasional AS] Stars and Stripes di planet Mars,” paparnya, mengacu pada doktrin perluasan benua sejak awal berdirinya AS—dan ambisi pendukungnya; Elon Musk, untuk menetap di planet lain.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!