Aneh Bin Ajaib, Kotak Hitam Jeju Air Berhenti Merekam sebelum Kecelakaan

Sabtu, 11 Januari 2025 - 16:06 WIB
Perekam data penerbangan yang rusak dianggap tidak dapat dipulihkan untuk ekstraksi data oleh otoritas Korea Selatan, yang mengirimkannya ke Amerika Serikat untuk dianalisis di laboratorium Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS.

Baca Juga: Indonesia Makin Menguat dalam Percaturan Geopolitik

Namun, tampaknya kotak-kotak yang berisi petunjuk tentang saat-saat terakhir penerbangan tersebut mengalami kehilangan data, sehingga pihak berwenang berusaha mencari tahu apa yang terjadi.

"Rencana telah disusun untuk menyelidiki penyebab hilangnya data selama investigasi kecelakaan yang sedang berlangsung," kata kementerian tersebut.

Penyelidik Korea Selatan dan AS masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut, yang memicu luapan duka nasional dengan mendirikan tugu peringatan di seluruh negeri.

Penyelidik mengatakan kotak-kotak tersebut sangat penting untuk penyelidikan mereka, tetapi menambahkan bahwa mereka tidak akan menyerah untuk mencoba mencari tahu mengapa kecelakaan itu terjadi.

"Investigasi akan dilakukan melalui pemeriksaan dan analisis berbagai data. Komite berkomitmen untuk melakukan yang terbaik untuk menentukan penyebab kecelakaan secara akurat," kata kementerian tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!