Mobil Tabraki Kerumunan Tewaskan 15 Orang di New Orleans, AS Sebut Serangan Teroris
Kamis, 02 Januari 2025 - 07:12 WIB
Upaya untuk memblokir jalan melalui cara lain gagal. "Kami tahu ini tidak berfungsi. Jadi kami memang punya rencana, tetapi teroris itu menggagalkannya," kata Kirkpatrick.
"Teroris ini melaju di trotoar dan melewati target yang sulit. Kami memang memiliki mobil di sana, kami memiliki penghalang di sana, kami memiliki petugas di sana, dan mereka masih bisa bergerak,” imbuh dia.
Awalnya, korban tewas dilaporkan 10 orang dengan 35 lainnya luka-luka. Namun, data terbaru dari pihak berwenang menyebutkan korban tewas bertambah menjadi 15 orang.
“Sampai saat ini, 15 orang telah meninggal. Diperlukan beberapa hari untuk melakukan semua autopsi. Setelah kami menyelesaikan autopsi dan berbicara dengan keluarga terdekat, kami akan merilis identifikasi para korban,” kata Koroner New Orleans Dwight McKenna dalam sebuah pernyataan.
Gubernur Louisiana Jeff Landry menggambarkan apa yang terjadi sebagai tindakan kekerasan yang mengerikan. Dia menulis di X bahwa dia dan istrinya tengah berdoa untuk para korban dan petugas tanggap darurat. Dia juga menghimbau masyarakat untuk menghindari area tempat kejadian.
Puluhan polisi dan paramedis telah merespons insiden tersebut, yang menyebabkan Bourbon Street ditutup.
Serangan itu terjadi saat New Orleans bersiap menjadi tuan rumah Sugar Bowl pada Rabu malam. Pertandingan sepak bola perguruan tinggi yang ikonik, yang telah dimainkan di kota itu setiap tahun sejak 1935, mengumpulkan ribuan penggemar dari seluruh AS.
"Teroris ini melaju di trotoar dan melewati target yang sulit. Kami memang memiliki mobil di sana, kami memiliki penghalang di sana, kami memiliki petugas di sana, dan mereka masih bisa bergerak,” imbuh dia.
Awalnya, korban tewas dilaporkan 10 orang dengan 35 lainnya luka-luka. Namun, data terbaru dari pihak berwenang menyebutkan korban tewas bertambah menjadi 15 orang.
“Sampai saat ini, 15 orang telah meninggal. Diperlukan beberapa hari untuk melakukan semua autopsi. Setelah kami menyelesaikan autopsi dan berbicara dengan keluarga terdekat, kami akan merilis identifikasi para korban,” kata Koroner New Orleans Dwight McKenna dalam sebuah pernyataan.
Gubernur Louisiana Jeff Landry menggambarkan apa yang terjadi sebagai tindakan kekerasan yang mengerikan. Dia menulis di X bahwa dia dan istrinya tengah berdoa untuk para korban dan petugas tanggap darurat. Dia juga menghimbau masyarakat untuk menghindari area tempat kejadian.
Puluhan polisi dan paramedis telah merespons insiden tersebut, yang menyebabkan Bourbon Street ditutup.
Serangan itu terjadi saat New Orleans bersiap menjadi tuan rumah Sugar Bowl pada Rabu malam. Pertandingan sepak bola perguruan tinggi yang ikonik, yang telah dimainkan di kota itu setiap tahun sejak 1935, mengumpulkan ribuan penggemar dari seluruh AS.
Lihat Juga :