AS Kirim Konvoi Terbesar ke Suriah sejak Jatuhnya Assad

Rabu, 01 Januari 2025 - 07:19 WIB
Perkembangan tersebut terjadi saat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjanji "mengubur" militan Kurdi.

Awal bulan ini, dia meminta AS, sekutu NATO-nya, mempertimbangkan kembali dukungannya terhadap Unit Perlindungan Rakyat (YPG), dan telah mendesak mitranya memilih antara mendukung Turki atau mendukung militan Kurdi.

YPG dan kelompok Kurdi lainnya beroperasi di dekat perbatasan Turki dan Irak.

Awal bulan ini, Pentagon mengumumkan jumlah prajurit AS di negara itu mencapai sekitar 2.000, yang kira-kira 1.100 lebih banyak dari angka yang telah diberikan sebelumnya.

Setelah Washington mengerahkan pasukannya ke Suriah satu dekade lalu dengan dalih memerangi Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS), mereka akhirnya menduduki wilayah di timur laut negara itu tempat ladang minyak utama berada.

Situasi di Suriah saat ini masih tegang dengan bentrokan yang terus berlanjut antara Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS, yang sebagian besar terdiri dari milisi Kurdi, dan berbagai faksi yang berpihak pada Turki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!