Balas AS, Rusia Putuskan Sesuka Hati Sebar Rudal Berkemampuan Nuklir
Senin, 30 Desember 2024 - 07:13 WIB
"Uji coba terbaru sistem jarak menengah hipersonik terbaru Oreshnik, yang dilakukan oleh kami dalam kondisi pertempuran, secara meyakinkan menunjukkan kemampuan dan tekad kami untuk menerapkan tindakan kompensasi," papar Lavrov.
Terkait masalah pengendalian senjata antara Rusia dan AS, dia mengatakan Moskow tidak akan terlibat dalam negosiasi apa pun dengan Washington terkait masalah ini hingga AS menghentikan tindakan anti-Rusia-nya.
Lavrov memperingatkan bahwa AS dan NATO akan menghadapi respons tegas dari Rusia jika mereka menciptakan ancaman baru terhadap Moskow. Dia menekankan bahwa Moskow siap menghadapi skenario apa pun.
Perjanjian INF, yang ditandatangani oleh Washington dan Moskow pada tahun 1987, melarang pengerahan rudal konvensional dan nuklir berbasis darat.
Namun, AS menarik diri dari perjanjian tersebut pada tahun 2019, dengan alasan pelanggaran Rusia.
Terkait masalah pengendalian senjata antara Rusia dan AS, dia mengatakan Moskow tidak akan terlibat dalam negosiasi apa pun dengan Washington terkait masalah ini hingga AS menghentikan tindakan anti-Rusia-nya.
Lavrov memperingatkan bahwa AS dan NATO akan menghadapi respons tegas dari Rusia jika mereka menciptakan ancaman baru terhadap Moskow. Dia menekankan bahwa Moskow siap menghadapi skenario apa pun.
Perjanjian INF, yang ditandatangani oleh Washington dan Moskow pada tahun 1987, melarang pengerahan rudal konvensional dan nuklir berbasis darat.
Namun, AS menarik diri dari perjanjian tersebut pada tahun 2019, dengan alasan pelanggaran Rusia.
(mas)
Lihat Juga :