Paus Fransiskus Sebut Situasi Ukraina dan Gaza Sangat Serius

Kamis, 26 Desember 2024 - 01:50 WIB
“Semoga Putra Yang Mahatinggi mendukung upaya masyarakat internasional untuk memfasilitasi akses bantuan kemanusiaan bagi penduduk sipil Sudan dan untuk memulai negosiasi baru untuk gencatan senjata,” katanya, dilansir Al Arabiya.

Fransiskus membuka Tahun Suci bagi Gereja Katolik sedunia pada Selasa malam, Malam Natal, yang akan berlangsung hingga 6 Januari 2026. Tahun Suci Katolik, yang juga dikenal sebagai Yubelium, dianggap sebagai masa damai, pengampunan, dan pengampunan.

Pada hari Rabu, Paus mengatakan tahun Yubelium seharusnya menjadi waktu bagi “setiap individu, dan semua orang dan bangsa ... untuk menjadi peziarah harapan, untuk membungkam suara senjata dan mengatasi perpecahan.”

Fransiskus juga mengatakan bahwa ini seharusnya menjadi waktu “untuk meruntuhkan semua tembok pemisah.”

Ia menyerukan “solusi yang disetujui bersama” untuk merobohkan tembok perbatasan yang telah membagi pulau Mediterania Siprus antara Republik Siprus dan Republik Turki Siprus Utara sejak tahun 1974.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!