Rusia Peringatkan Ancaman Patogen Global Terkait Laboratorium Biologi Pentagon di Afrika
Rabu, 25 Desember 2024 - 05:15 WIB
Dia menambahkan, pemerintah AS memandang kawasan tersebut sebagai tempat yang kaya akan agen infeksius berbahaya dan tempat pengujian obat-obatan eksperimental, dan Washington menggunakan sistem manajemen risiko biologis di Afrika yang telah diuji di Georgia dan Ukraina.
AS terlibat aktif dalam berbagai aktivitas itu di sejumlah negara, antara lain:
Di Nigeria, satu pusat penelitian medis gabungan dan laboratorium medis militer untuk angkatan bersenjata didirikan pada tahun 2024.
Di Kenya, Pusat Medis Militer Angkatan Darat AS telah menyebarkan jaringan stasiun lapangan untuk memantau penyebaran penyakit menular di seluruh Afrika Khatulistiwa.
Di Senegal, satu fasilitas laboratorium baru senilai USD35 juta hampir selesai. Proyek ini melibatkan kontraktor Pentagon yang sama yang telah bekerja di bekas Uni Soviet, termasuk Armenia, Georgia, Kazakhstan, dan Ukraina.
Di Ghana dan Djibouti, AS telah mendirikan cabang-cabang Pusat Medis Angkatan Laut Nasional dan secara aktif menangani wabah penyakit alami dan mengisolasi patogen.
AS terlibat aktif dalam berbagai aktivitas itu di sejumlah negara, antara lain:
Di Nigeria, satu pusat penelitian medis gabungan dan laboratorium medis militer untuk angkatan bersenjata didirikan pada tahun 2024.
Di Kenya, Pusat Medis Militer Angkatan Darat AS telah menyebarkan jaringan stasiun lapangan untuk memantau penyebaran penyakit menular di seluruh Afrika Khatulistiwa.
Di Senegal, satu fasilitas laboratorium baru senilai USD35 juta hampir selesai. Proyek ini melibatkan kontraktor Pentagon yang sama yang telah bekerja di bekas Uni Soviet, termasuk Armenia, Georgia, Kazakhstan, dan Ukraina.
Di Ghana dan Djibouti, AS telah mendirikan cabang-cabang Pusat Medis Angkatan Laut Nasional dan secara aktif menangani wabah penyakit alami dan mengisolasi patogen.
Lihat Juga :