Trump Bela Remaja Bersenapan Penembak Mati 2 Orang dalam Protes Kenosha

Selasa, 01 September 2020 - 10:36 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump. Foto/REUTERS/Leah Millis
WASHINGTON - Presiden Donald Trump membela seorang remaja berusia 17 tahun menembak mati dua orang selama protes di Kenosha , Wisconsin, Amerika Serikat (AS), Agustus lalu. Menurut presiden, remaja bersenjata itu berusaha melarikan diri dan akan dibunuh oleh para demonstran jika dia tidak mengumbar tembakan.

Trump pada hari Selasa (1/9/2020), Trump akan mengunjungi Kenosha, tempat protes terhadap kebrutalan polisi dan rasisme sejak Jacob Blake , seorang pria kulit hitam berusia 29 tahun, ditembak tujuh kali oleh polisi pada 23 Agustus dan dibiarkan lumpuh.



Pada malam ketiga protes, Kyle Rittenhouse , 17, menembak tiga pengunjuk rasa dengan senapan serbu, dua di antaranya tewas. (Baca: Tembak Mati 2 Orang Selama Kerusuhan Kenosha, Remaja 17 Tahun Ditangkap )

"Dia mencoba melarikan diri dari mereka...Dan kemudian dia jatuh dan kemudian mereka dengan sangat kejam menyerangnya," kata Trump pada sebuah briefing. "Saya rasa dia dalam masalah besar...Dia mungkin akan terbunuh," ujar presiden membela Rittenhouse, seperti dikutip Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!