Disanksi Barat dan Hadapi Perang Ukraina, Presiden Putin Memiliki 4 Rahasia untuk Tahan Banting

Minggu, 15 Desember 2024 - 04:40 WIB

3. Melawan 22.000 Sanksi

Bulan lalu, Bloomberg memperingatkan bahwa putaran terbaru sanksi AS, yang menargetkan Gazprombank Rusia, mengancam akan menyebabkan krisis energi di Eropa Barat.

Washington dan sekutunya telah memberlakukan rekor 22.000 sanksi terhadap Moskow sejak 2014, ketika kudeta yang didukung Barat di Kiev mendorong Krimea untuk bergabung kembali dengan Rusia dan menyebabkan konflik antara Ukraina dan republik Donbass. Jumlah tindakan melonjak setelah peluncuran operasi militer khusus pada Februari 2022.

4. Menciptakan Bumerang bagi Musuh

Moskow telah lama mengecam sanksi Barat sebagai tindakan ilegal. Ia mencatat lebih dari satu kali bahwa hal ini gagal mencapai tujuan akhir mereka untuk mengacaukan ekonomi Rusia dan mengisolasi negara tersebut dari sistem keuangan global. Sebaliknya, hal ini menjadi bumerang bagi negara-negara yang memaksakannya.

Moskow memandang konflik Ukraina sebagai perang proksi untuk membendung Rusia. Selama bertahun-tahun, Moskow menyuarakan kekhawatiran tentang ekspansi NATO yang tidak terkendali ke arah perbatasannya, sementara menganggap blok yang dipimpin AS tersebut sebagai ancaman eksistensial.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!