AS Buat Kontak Pertama dengan Oposisi Suriah, Desak Pemerintahan Inklusif
Rabu, 11 Desember 2024 - 10:02 WIB
“Washington mengomunikasikan mereka percaya pemerintahan transisi harus mewakili keinginan rakyat Suriah dan tidak akan mendukung HTS mengambil alih kendali tanpa proses seleksi formal untuk pemimpin baru,” ungkap para pejabat.
Sumber anonim tersebut menolak mengatakan apakah pesan tersebut dikirim secara langsung atau melalui perantara.
Gedung Putih juga berhubungan dengan tim Presiden terpilih Donald Trump yang akan datang tentang situasi di Suriah, salah satu pejabat menambahkan.
Sementara itu, Perdana Menteri Suriah yang baru Mohammed al-Bashir mengatakan telah terjadi pertemuan antara unsur-unsur rezim lama, para perwira, dan para pendatang baru.
Namun, masih ada beberapa kekhawatiran. “Ketika kita berbicara tentang oposisi, kita tidak berbicara tentang satu entitas. Itu adalah koalisi dari berbagai faksi, tetapi yang paling dominan secara militer adalah Hayat Tahrir al-Sham, atau HTS,” papar laporan jurnalis Al Jazeera.
Sumber anonim tersebut menolak mengatakan apakah pesan tersebut dikirim secara langsung atau melalui perantara.
Gedung Putih juga berhubungan dengan tim Presiden terpilih Donald Trump yang akan datang tentang situasi di Suriah, salah satu pejabat menambahkan.
Sementara itu, Perdana Menteri Suriah yang baru Mohammed al-Bashir mengatakan telah terjadi pertemuan antara unsur-unsur rezim lama, para perwira, dan para pendatang baru.
Namun, masih ada beberapa kekhawatiran. “Ketika kita berbicara tentang oposisi, kita tidak berbicara tentang satu entitas. Itu adalah koalisi dari berbagai faksi, tetapi yang paling dominan secara militer adalah Hayat Tahrir al-Sham, atau HTS,” papar laporan jurnalis Al Jazeera.
Lihat Juga :