Bashar Al Assad Kabur, Kremlin: Militer Rusia di Suriah Siaga Penuh

Senin, 09 Desember 2024 - 01:10 WIB
Hayat Tahrir al-Sham (HTS) dan milisi antipemerintah lainnya menguasai Damaskus pada hari Minggu. Perdana Menteri Suriah Mohammad al-Jalali telah menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan setiap pemimpin yang dipilih oleh rakyat, seraya menambahkan bahwa ia tetap tinggal di Damaskus.

Serangan HTS dimulai minggu lalu dari provinsi Idlib yang dikuasai oposisi dan dipimpin oleh mantan komandan Al-Qaeda.

TASS sebelumnya melaporkan bahwa diplomat Rusia di Suriah aman.

Moskow, sekutu setia al-Assad, campur tangan dalam konflik tersebut pada tahun 2015 untuk mendukung presiden yang sekarang telah digulingkan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!