3 Tujuan Pemimpin HTS Gelorakan Pemberontakan Melawan Bashar Al Assad
Sabtu, 07 Desember 2024 - 19:07 WIB
Baca Juga: Sudah Tahu Kejatuhan Bashar Al Assad, Iran Mulai Evakuasi Para Komandan dan Prajuritnya
Ia menegaskan bahwa warga sipil tidak perlu takut dengan pengelolaan wilayah yang dikuasai militan di Suriah, dengan mengklaim: “Orang-orang yang takut dengan pemerintahan Islam telah melihat penerapannya yang salah atau tidak memahaminya dengan benar.”
Pemimpin HTS tersebut mengklaim bahwa ia menentang beberapa metode yang lebih brutal yang digunakan oleh kelompok jihad lainnya, yang menyebabkan ia memutuskan hubungan dengan mereka, dengan menyatakan bahwa ia tidak pernah secara pribadi berpartisipasi dalam serangan terhadap warga sipil.
2. Menciptakan Pemerintahan yang Demokratis
Al-Jolani mengindikasikan rencananya untuk menciptakan pemerintahan yang didasarkan pada lembaga dan dewan yang "dipilih oleh rakyat."Ia menegaskan bahwa warga sipil tidak perlu takut dengan pengelolaan wilayah yang dikuasai militan di Suriah, dengan mengklaim: “Orang-orang yang takut dengan pemerintahan Islam telah melihat penerapannya yang salah atau tidak memahaminya dengan benar.”
3. Menerapkan Praktik Islam yang Tidak Brutal
Al-Jolani juga menentang klasifikasi organisasinya sebagai gerakan teroris, dengan menggambarkannya sebagai gerakan yang terutama “politis dan, pada saat yang sama, tidak akurat,” dengan menyatakan bahwa beberapa praktik Islam ekstrem telah menciptakan “perpecahan” antara HTS dan kelompok jihad.Pemimpin HTS tersebut mengklaim bahwa ia menentang beberapa metode yang lebih brutal yang digunakan oleh kelompok jihad lainnya, yang menyebabkan ia memutuskan hubungan dengan mereka, dengan menyatakan bahwa ia tidak pernah secara pribadi berpartisipasi dalam serangan terhadap warga sipil.
(ahm)
Lihat Juga :