Hamas Ancam Netralisir Para Sandera Jika Militer Israel Luncurkan Operasi Penyelamatan

Kamis, 05 Desember 2024 - 08:26 WIB
Pernyataan tersebut, yang menurut sumber senior Hamas kepada Reuters diedarkan ke faksi-faksinya oleh unit intelijen sayap militer kelompok tersebut, Brigade Izzudin al-Qassam, tidak menyebutkan kapan operasi Israel diperkirakan akan dilakukan.

Belum ada tanggapan langsung dari Israel atas pernyataan ancaman Hamas tersebut.

Pada hari Rabu, media Israel mengutip Menteri Pertahanan Israel Katz yang mengatakan tekanan terhadap Hamas meningkat. "Kali ini, kami benar-benar akan dapat memajukan kesepakatan sandera," katanya.

Dalam operasi penyelamatan di kamp Nuseirat oleh militer Israel pada 9 Juni, pasukan Zionis membebaskan empat sandera yang telah ditahan oleh Hamas sejak Oktober 2023. Dalam operasi tersebut, pasukan Zionis membunuh lebih dari 200 orang Palestina, menjadikannya salah satu serangan Israel paling berdarah dalam perang tersebut.

Dalam pernyataannya, Hamas memberi tahu para operatornya untuk memperketat kondisi kehidupan para tawanan dan mengatakan hal ini harus dilakukan sesuai dengan instruksi yang dikeluarkan setelah operasi Nuseirat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!