Bashar al-Assad Bersumpah Suriah Akan Kalahkan dan Hancurkan Teroris

Minggu, 01 Desember 2024 - 07:05 WIB
Kelompok pemberontak Hayat Tahrir-al-Sham (HTS)—yang sebelumnya dikenal sebagai Jabhat al-Nusra—dan sekelompok milisi sekutu mereka telah menyerang wilayah yang dikuasai pemerintah di Suriah utara pada hari Rabu, melanggar gencatan senjata yang ditetapkan oleh Rusia dan Turki pada tahun 2020.

Pada hari Jumat, para milisi HTS telah memasuki Aleppo, yang telah berada di bawah kendali pemerintah Suriah sejak tahun 2016. Kelompok pemantau perang Suriah melaporkan kelompok pemberontak kini menguasai sebagian besar Aleppo dan pasukan rezim Suriah mundur.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Komando Umum Suriah mengatakan bahwa: “Serangan itu didukung oleh ribuan teroris asing, senjata berat, dan sejumlah besar pesawat tanpa awak.”

Puluhan personel tentara Suriah telah tewas saat mempertahankan Aleppo.

Komando tersebut mengeklaim pasukan pemerintah Suriah berhasil mencegah jatuhnya Aleppo sepenuhnya, dan telah mundur dari kota itu untuk mempersiapkan serangan balik.

Pasukan Suriah kini dilaporkan telah mulai berdatangan ke kota Hama—sekitar 80 km selatan Aleppo—sebagai persiapan untuk serangan balasan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!