Ini Penampakan Puing Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia yang Bikin Ukraina Kewalahan

Senin, 25 November 2024 - 07:49 WIB
"Presiden terpilih sangat prihatin dengan eskalasi dan ke mana arahnya," kata Waltz.

"Kita perlu mengakhiri ini dengan bertanggung jawab. Kita perlu memulihkan pencegahan, memulihkan perdamaian, dan mengatasi eskalasi ini, alih-alih menanggapinya," paparnya.

Ini terjadi karena perang Rusia-Ukraina tidak menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melaporkan lebih dari 800 bom berpemandu dan ratusan pesawat nirawak telah digunakan Rusia dalam seminggu terakhir.

Sementara itu, Rusia mengeklaim telah menembak jatuh 34 pesawat nirawak Ukraina di wilayah baratnya.

Serangan rudal hipersonik Oreshnik Moskow terjadi setelah Ukraina menyerang wilayah-wilayah Rusia dengan rudal jarak jauh ATACMS Amerika Serikat dan Storm Shadow Inggris.

Presiden AS Joe Biden dilaporkan telah memberikan izin kepada Ukraina untuk menyerang wilayah Rusia dengan rudal ATACMS. Sedangkan Inggris memilih bungkam.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!