Mampu Serang Kapal Induk, AS Akui Kehebatan Rudal dan Drone Houthi
Sabtu, 16 November 2024 - 05:05 WIB
Baca Juga: Zionis Tak Ingin Punya Pesaing dalam Kepemilikan Senjata Nuklir
Serangan militer yang brutal dan eskalasi tersebut masing-masing telah merenggut nyawa lebih dari 43.700 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan sedikitnya 3.360 warga Lebanon.
Houthi telah melakukan dua operasi militer yang signifikan terhadap aset angkatan laut AS sebagai balasan atas serangan Amerika dan Inggris terhadap negara tersebut dan untuk mendukung Palestina dan Lebanon.
Pasukan tersebut juga telah menargetkan kapal-kapal Israel serta kapal-kapal yang menuju atau menjauh dari wilayah tersebut sebagai sarana untuk menumpuk tekanan ekonomi pada rezim tersebut.
Axios mengatakan operasi yang menampilkan penyebaran pesawat nirawak dan rudal serang, termasuk proyektil balistik dan jelajah, telah "mencekik perairan di lepas pantai Yaman."
Pasukan Yaman telah "bahkan mengirim beberapa [kapal yang menjadi sasaran] ke dasar laut," tambah laporan itu.
Serangan militer yang brutal dan eskalasi tersebut masing-masing telah merenggut nyawa lebih dari 43.700 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan sedikitnya 3.360 warga Lebanon.
Houthi telah melakukan dua operasi militer yang signifikan terhadap aset angkatan laut AS sebagai balasan atas serangan Amerika dan Inggris terhadap negara tersebut dan untuk mendukung Palestina dan Lebanon.
Pasukan tersebut juga telah menargetkan kapal-kapal Israel serta kapal-kapal yang menuju atau menjauh dari wilayah tersebut sebagai sarana untuk menumpuk tekanan ekonomi pada rezim tersebut.
Axios mengatakan operasi yang menampilkan penyebaran pesawat nirawak dan rudal serang, termasuk proyektil balistik dan jelajah, telah "mencekik perairan di lepas pantai Yaman."
Pasukan Yaman telah "bahkan mengirim beberapa [kapal yang menjadi sasaran] ke dasar laut," tambah laporan itu.
Lihat Juga :