7 Negara yang Melarang Jilbab, 3 di Antaranya Mayoritas Muslim

Senin, 11 November 2024 - 15:46 WIB
Larangan tersebut cukup mengejutkan karena negara Asia Tengah ini memiliki penduduk Muslim sekitar 10 juta jiwa, atau 97 persen penduduk negara Tajikistan beragama Islam.

Pemerintah Tajikistan menegaskan bahwa regulasi baru tentang hijab merupakan langkah untuk melindungi nilai-nilai budaya nasional.

6. Tunisia



Pada 1981, berdasarkan peraturan pemerintahnya, perempuan dilarang untuk memakai hijab di sekolah dan di kantor-kantor pemerintah.

Presiden Tunisia pada waktu itu, Zine El Abidine Ali, menganggap hijab sebagai pakaian kuno yang masuk ke negara mereka tanpa diundang.

Pemerintah mengatakan bahwa penggunaan hijab dipengaruhi oleh orang-orang ekstremis yang ingin menggunakan agama untuk kepentingan politik.

7. Kazakhstan



Satu lagi negara yang melarang penggunaan hijab adalah Kazakhstan. Meski negara ini berpenduduk mayoritas muslim, pemerintah Kazakhstan telah mengeluarkan larangan mengenakan jilbab di lembaga pendidikan.

Namun, larangan tersebut hanya berlaku di sekolah saja. Sehingga masyarakat umum masih dibolehkan untuk menggunakan hijab di negara ini.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!