Warga Gaza Ungkap Yahya Sinwar Tewas di Rumahnya Sendiri
Minggu, 20 Oktober 2024 - 15:23 WIB
Serangan Israel terhadap Rafah pada bulan Mei disambut dengan kritik internasional yang keras, dan memicu eksodus lebih dari satu juta warga Palestina, menurut PBB.
Banyak yang terpaksa pindah untuk kedua atau ketiga kalinya, karena mereka telah berlindung di dalam dan sekitar Rafah setelah mengungsi dari bagian lain Gaza.
Abo Taha mengatakan ia telah membangun rumahnya di Rafah sendiri dengan bantuan saudara-saudaranya. Biayanya sekitar 200.000 shekel (£41.400) dan dalam kondisi baik saat ia meninggalkannya, katanya.
Ia menggambarkan sofa oranye di rumahnya dan piring casserole oranye, mengingat terakhir kali ia melihatnya saat ia meninggalkan rumahnya.
"Ini adalah kenangan karena beberapa di antaranya dibawa oleh ibu saya dan itu sangat berharga bagi saya," katanya.
"Apa yang terjadi membuat saya sangat sedih, rumah yang saya bangun dan semua cicilan saya hilang," katanya. "Hanya Tuhan yang bisa menggantinya."
Banyak yang terpaksa pindah untuk kedua atau ketiga kalinya, karena mereka telah berlindung di dalam dan sekitar Rafah setelah mengungsi dari bagian lain Gaza.
Abo Taha mengatakan ia telah membangun rumahnya di Rafah sendiri dengan bantuan saudara-saudaranya. Biayanya sekitar 200.000 shekel (£41.400) dan dalam kondisi baik saat ia meninggalkannya, katanya.
Ia menggambarkan sofa oranye di rumahnya dan piring casserole oranye, mengingat terakhir kali ia melihatnya saat ia meninggalkan rumahnya.
"Ini adalah kenangan karena beberapa di antaranya dibawa oleh ibu saya dan itu sangat berharga bagi saya," katanya.
"Apa yang terjadi membuat saya sangat sedih, rumah yang saya bangun dan semua cicilan saya hilang," katanya. "Hanya Tuhan yang bisa menggantinya."
(ahm)
Lihat Juga :