Reaksi Para Pemimpin Barat atas Tewasnya Yahya Sinwar, Semua Senang

Jum'at, 18 Oktober 2024 - 07:09 WIB
Biden mengatakan bahwa dia akan segera menghubungi PM Israel Benjamin Netanyahu untuk membahas cara-cara mengakhiri perang Gaza karena Sinwar tidak ada lagi sebagai hambatan utama bagi masa depan daerah kantong Palestina yang hancur itu pasca-Hamas.

Dia juga mengungkapkan bahwa AS telah bekerja berdampingan dengan Israel untuk membantu menemukan dan melacak Sinwar dan para pemimpin Hamas lainnya di Gaza.

Dalam pidato kampanye di Wisconsin, Wakil Presiden Kamala Harris mengatakan: “Keadilan telah ditegakkan, dan AS, Israel, dan seluruh dunia menjadi lebih baik sebagai hasilnya.”

Dia juga menggemakan pernyataan Biden tentang momen kematian Sinwar. "Ini sebagai kesempatan untuk akhirnya mengakhiri perang di Gaza tanpa Hamas berkuasa," katanya.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan Sinwar sebagai orang utama yang bertanggung jawab atas serangan dan tindakan biadab pada 7 Oktober dan menuntut pembebasan semua sandera yang masih ditahan oleh Hamas.

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock menggambarkan Sinwar sebagai "seorang pembunuh brutal dan teroris yang ingin menghancurkan Israel dan rakyatnya," menyerukan Hamas untuk menyerah sehingga penderitaan rakyat di Gaza dapat berakhir.

"Saya berharap hilangnya pemimpin Hamas akan mengarah pada gencatan senjata di Gaza," kata Menteri Luar Negeri Italia Antonio Taiani, yang menggambarkan pembunuhan Sinwar sebagai tindakan Israel untuk membela diri terhadap Hamas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!