Siapa yang Akan Menggantikan Hassan Nasrallah? Ada 2 Kandidat Utamanya
Minggu, 29 September 2024 - 14:23 WIB
Hashem Safieddine menjadi kandidat kuat yang akan menggantikan Hassan Nasrallah. Foto/Al Manar
BEIRUT - Pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah meninggalkan kekosongan dalam gerakan yang telah kehilangan banyak pemimpinnya akibat pembunuhan Israel selama berbulan-bulan.
Namun, kematian Nasrallah pada Jumat malam, selama serangan besar-besaran Israel di Beirut selatan, menandai meninggalnya bukan hanya seorang tokoh penting, tetapi juga orang yang mewujudkan gerakan Syiah Lebanon di mata para pendukungnya dan wilayah yang lebih luas.
Nasrallah menjadi sekretaris jenderal Hizbullah pada tahun 1992 saat ia berusia 30-an, dan ia memimpin gerakan tersebut selama sebagian besar keberadaannya. Menemukan pengganti dengan kedudukan yang sama akan sulit bagi Hizbullah, karena mereka melihat ke depan untuk serangan Israel yang berkelanjutan dan bahkan kemungkinan invasi darat ke Lebanon selatan.
Foto/Al Manar
Melansir Al Jazeera, kepala dewan eksekutif Hizbullah dan sepupu Nasrallah, Safieddine secara luas dianggap berada di posisi terdepan untuk menjadi sekretaris jenderal gerakan berikutnya.
Namun, kematian Nasrallah pada Jumat malam, selama serangan besar-besaran Israel di Beirut selatan, menandai meninggalnya bukan hanya seorang tokoh penting, tetapi juga orang yang mewujudkan gerakan Syiah Lebanon di mata para pendukungnya dan wilayah yang lebih luas.
Nasrallah menjadi sekretaris jenderal Hizbullah pada tahun 1992 saat ia berusia 30-an, dan ia memimpin gerakan tersebut selama sebagian besar keberadaannya. Menemukan pengganti dengan kedudukan yang sama akan sulit bagi Hizbullah, karena mereka melihat ke depan untuk serangan Israel yang berkelanjutan dan bahkan kemungkinan invasi darat ke Lebanon selatan.
Siapa yang Akan Menggantikan Hassan Nasrallah? Ada 2 Kandidat Utamanya
1. Hashem Safieddine
Foto/Al Manar
Melansir Al Jazeera, kepala dewan eksekutif Hizbullah dan sepupu Nasrallah, Safieddine secara luas dianggap berada di posisi terdepan untuk menjadi sekretaris jenderal gerakan berikutnya.
Lihat Juga :