Turki Tolak Kritik AS soal Pertemuan Erdogan dan Pentolan Hamas
Jum'at, 28 Agustus 2020 - 00:08 WIB
“Mendeklarasikan perwakilan sah Hamas, yang berkuasa setelah memenangkan pemilihan umum demokratis di Gaza dan merupakan realitas penting kawasan itu, (penyebutan) sebagai teroris tidak akan memberikan kontribusi apa pun untuk upaya perdamaian dan stabilitas di kawasan," kata Kementerian Luar Negeri Turki, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (27/8/2020). AS memasukkan nama para petinggi Hamas itu dalam daftar Teroris Global yang Didesain Khusus.
Kementerian itu menambahkan bahwa Ankara telah meminta Amerika Serikat untuk menggunakan pengaruh regionalnya untuk "kebijakan yang seimbang" yang akan membantu menyelesaikan konflik Israel-Palestina, alih-alih "melayani kepentingan Israel".
Juru bicara Hamas Hazem Qasem mengatakan bahwa posisi AS mencerminkan "intimidasi danterorisme" yang dilakukan oleh pemerintah Amerika. (Baca juga: Erdogan Terima Kunjungan Pemimpin Hamas, AS Uring-uringan )
"Hamas adalah gerakan nasional yang berada dalam perjuangan kebebasan melawan pendudukanIsrael dan terorisme," katanya.
Kementerian itu menambahkan bahwa Ankara telah meminta Amerika Serikat untuk menggunakan pengaruh regionalnya untuk "kebijakan yang seimbang" yang akan membantu menyelesaikan konflik Israel-Palestina, alih-alih "melayani kepentingan Israel".
Juru bicara Hamas Hazem Qasem mengatakan bahwa posisi AS mencerminkan "intimidasi danterorisme" yang dilakukan oleh pemerintah Amerika. (Baca juga: Erdogan Terima Kunjungan Pemimpin Hamas, AS Uring-uringan )
"Hamas adalah gerakan nasional yang berada dalam perjuangan kebebasan melawan pendudukanIsrael dan terorisme," katanya.
(min)
Lihat Juga :